-->

Diterbangkan Dari Bandara Alor Setar, Jasad Warga Pidie Tiba Drumah Duka

Abdul Rafar author photo

Jakarta,  BAP--Sabirin Bin Ubit (52) warga Aceh asal Kabupaten Pidie, meninggal dunia di Kedah Darul Aman, Malaysia, pada Minggu 26/11/2023 kemarin red, saat ini Jenazah almarhum berada di Kulim Hospital Kedah Malaysia, rencananya jenazah akan di terbangkan ke Aceh melalui Bandara Alor Setar Kedah tujuan Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara pada Selasa 28/11/2023 dini hari.

Kabar meninggalnya warga Aceh di Negeri Jiran Malaysia itu disampaikan Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman sapaan akrabnya Haji Uma kepada beritaacehpoe.net melalui pesan Persnya, Selasa 28/11/2023.

Haji Uma mengatakan bahwa Kepala Desa Pante Kulu, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, mengirim surat kepada dirinya terkait permohonan bantuan pemulangan jenazah warganya yang meninggal di Kedah Malaysia beberapa hari yang lalu red, 

"Saya menerima surat permohonan dari Kepala Desa Pante Kulu, untuk membantu fasilitasi pemulangan jenazah, selanjutnya kami berkoordinasi dengan Toke Muh, masyarakat kita Aceh di Malaysia dan Alhamdulillah Toke Muh ikut membantu proses pemulangan" kata Senator Aceh itu.

Haji Uma menjelaskan bahwa berdasarkan cerita Toke Muh kepada dirinya, almarhum baru sekitar 3 bulan bekerja di Malaysia dan bekerja di Pahang, kemudian pindah ke Daerah Kedah Darul Aman.

"Pertama bekerja di Kedah, almarhum sering mengalami demam dan beberapa hari terakhir itu, sakitnya makin parah. Almarhum sempat diajak ke rumah sakit oleh warga kita Aceh yang berdomisili di kawasan itu, namun Almarhum menolak" kisah Haji Uma berdasarkan cerita Toke Muh kepadanya..

Menurut Haji Uma pada Minggu kemarin red, tetangga almarhum sempat melihat tubuh almarhum mengeluarkan keringat, selanjutnya mengabaikan kepada rekannya sesama Aceh. Namun apalah daya hendak dikata malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, sesat rekanr-rekannya tiba ternyata Sabirin sudah meninggal dunia.

Selanjutnya Jenazah almarhum dibawa ke Kulim Hospital oleh Polis Diraja Malaysia guna dilakukan pemeriksaan. 

"Toke Muh juga melakukan komunikasi dengan pihak keluarga di Aceh terkait pemulangan jenazah" ujar Haji Uma.

Sementara itu pemulangan jenazah ke Aceh membutuhkan biaya sebesar 20 juta, namun keluarga hanya memiliki biaya 15 juta, sisa 5 juta lagi dari hasil pengumpulan sumbangan oleh Komunitas masyarakat Aceh di Malaysia. 

Selain memfasilitasi dan biaya Ambulance dari BP2MI Aceh, untuk pemulangan jenazah dari Bandara Kuala Namu menuju Kerumah duka di Kecamatan Titueue, Pidie.

"BP2M Aceh, juga ikut melakukan donasi sesama, hasil donasi sema itu dikumpulkan untuk membantu kekurangan biaya Ambulance pemulangan jenazah" jelas Haji Uma.

"Alhamdulillah Jenazah almarhum Sabirin Bin Ubit, sudah tiba di Bandara Kuala Namu, sekitar pukul 15.00 wib, kemudian jenazah langsung diberangkatkan ke Kabupaten Pidie" sambung Haji Uma.

Sementara itu, Musdir Ilyas, Staf peng hubung Haji Uma Kabupaten Pidie dibantu Fajri Staf peng hubung Sumutra Utara, mejemput Jenazah Almarhum di Bandara Kuala Namu untuk diantar kerumah duka di Desa Pante Kulu.

Dikesempatan yang sama Haji Uma mengucapkan terimakasih kepada Ketua Persatuan Masyarakat Aceh Penang Toke Muh dan seluruh masyarakat Aceh yang telah membantu melakukan fardhu kifayah kepada almarhum,.

"Semoga mendapatkan balasan dari Allah Subhana Huwata'ala, sementara untuk keluarga yang ditinggal agar tabah menghadapi cobaan dan ujian dari Allah Subhana Huwata'ala" ucap Senator Aceh H. Sudirman kerap disapa Haji Uma.
Share:
Komentar

Berita Terkini