-->

Saban Hari Jalan menuju Pasar Panto Labu Macet

Abdul Rafar author photo

Aceh Utara, BAP--Kemacetan dan kesemrawutan di depan pasar kota Panton Labu Kabupaten, Aceh Utara makin lama makin mengkhawatirkan.

Terkait kemacetan itu tak ada kepedulian dari Dinas Penertiban Pasar, sehingga terjadi kemacetan yang sangat parah.

Kemacetan panjang dan desak-desakan di depan pasar sudah berjalan tahunan. Namun belum ada tindakan serta upaya solusi yang dilakukan oleh berbagai pihak.

Amatan beritaacehpoe.net, di pusat perbelanjaan baik jalan menuju pasar Rabu 5/5/2021, suasana riuh,
dan kemacetan berlangsung di depan pasar.

Mobil bongkar barang memarkir sesuka hatinya dan berjejer parkir pada kedua sisi jalan, seharunya jalan itu bisa di lewati kenderaan roda empat, ini hanya bisa dilalui sepmor saja.

Akibatnya, yang akan melewati jalan didepan pasar ini harus sabar menahan kemacetan yang begitu panjang.

Lapak pedagang kaki lima pun tumbuh subur bagai jamur dimusim hujan, mungkin saja karena ada setoran (upeti) makanya mareka berani mengelar lapak seenaknya tanpa memperdulikan kesusahan pengguna jalan.

Di tempat itu pula, para ojek membanjir tepi jalan menunggu penumpang dan kurang tertibnya parkir ikut juga memperparah keadaan.

Sementara itu Khaidir, pengguna jalan yang tinggal diseputaran kota Panton Labu, kepada beritaacehpoe.net Rabu 5/5/2021, dirinya mengaku setiap kali lewat depan pasar merasa geram.
Pasalnya kemacetan parah tiap hari terjadi dan permasalahan itu saja.

"Saya setiap hari harus menunggu hingga macetnya selesai, padahal kita mau cepat ketempat kerja, bukan hanya itu saja, kada untuk menuju kepasar pun harus menunggu berjam-jam" katanya.

Dilanjutkannya. Kalau pemerintah mau membuat perluasan kota atau mau membangun' pasar yang baru, harus memikirkan jalan dulu, jangan sampai terjadi kemacetan seperti sekarang ini, jangan asal membangun, demi mendapatkan fee dari proyek tersebut.

"Jangan sampai terjadi pasar liar yang tidak ada pemasukan pendapatan untuk daerah. Masalah kemacetan ini saban hari terjadi, nggak pernah ada solusi dari pihak terkait," sambungnya.

Menurutnya. Kalau cuma untuk untuk menuju pasar ikan Panto Labu  bisa sampai setengah jam. Padahal, itu cuma sekitar 200 meter.

"Kalau engga macet bisa-bisa sudah jalan sampai 20 kilo meter kali. Tapi parahnya lagi tidak ada penertiban. Saya sudah tahunan tinggal di sini, enggak pernah ada penindakan," sambungnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini