-->

Sambutan Kapolri Secara Virtual Di Rapim Polri

Fery author photo

Banda Aceh, BAP--Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Selasa 16/2/2021 menerima dan mendengarkan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabiwo, M. Si, yang menyampaikan sambutannya secara virtual di Rapim Polri  Tahun 2021.

Demikian kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I k., M. Si, dalam siaran persnya, Selasa 16/2/2021.


Rapim Polri Tahun 2021 itu digelar secara virtual dari ruang Rupatama, Mabes Polri Jakarta dan berlangsung selama dua hari mulai Selasa 16/2/2021 hingga Rabu 17/2/2021 yang dihadiri sejumlah Menteri dan Pejabat instansi lain yang diundang serta Para Pejabat Utama Polri dan sejumlah Pati Polri lainnya.

Kemudian peserta lainnya adalah Para Kapolda jajaran seluruh Indonesia bersama Para Pejabat Utama Polda lainnya. 

Di Polda Aceh kegiatan itu dikuti Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Irwasda Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, dan Para Pejabat Utama di ruang vicon Mapolda Aceh.

"Terkait sambutan Kapolri dalam Rapim Polri hari ini adalah memberikan penekanan terhadap arahan Presiden RI Ir. Joko Wododo" tutur Kabid Humas. 

Dikatakan Kabid Humas, ada 6 penekanan dari pembekalan Presiden RI yang disampaikan Kapolri dalam Rapim tersebut, yaitu, pertama, melaksanakan pengendalian Covid-19 dengan secara aktif mendisplinkan 3M, mendukung 3T, dan PPKM berskala mikro.

"Kedua, mendukung pelaksanaan vaksin massal untuk menghasilkan herd imunity. TNI-Polri berperan dalam kelancaran proses distribusi, pengamanan vaksin, termasuk vaksinator," ucap Kabid Humas. 

Ketiga, mendukung iklim usaha dan iklim investasi yang kondusif (stabilitas polhukam, melindungi para birokrat dan pelaku usaha yang berinovasi yang didasarkan pada niat baik). 

"Keempat, menghormati hak asasi manusia, menjunjung tinggi demokrasi, dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat," sambung Kabid Humas. 

Kelima, menghormati kebebasan pendapat jangan sampai terjadi perpecahan khusus untuk Polri, agar selektif dalam menerapkan pasal-pasal dalan UUITE dalam rangka memberi rasa keadilan dengan mengedepankan edukasi dan langkah persuasif melalui mediasi maupun restorative justice sehingga dapat menghindari kriminalisasi dengan penggunaan pasal-pasal karet. 

"Dan keenam, jaga profesionalitas dan sinergitas TNI dan Polri, sebagai penjaga kekuatan dan inovasi bangsa menuju Indonesia maju," ujar Kabid Humas. 

Selanjutnya, Kapolri dalam sambutannya juga menyampaikan tindak lanjut penekanan Presiden RI tersebut diantaranya menyiapkan ribuan personel Polri di posko PPKM mikro. 

"Berikutnya lagi tindak lanjut dari penekanan Presiden adalah Polri bersama TNI berperan dalam kelancaran proses distribusi, pengamanan vaksin termasuk turut menjadi vaksinator," sambung Kabid Humas. 

Selain itu, Kapolri menyampaikan tentang program 100 hari kerja Kapolri, diantaranya segera bentuk virtual police yang berperan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan media sosial pada ruang siber. 

"Dalam program 100 hari Kapolri adalah melakukan transformasi Polsek sebagai basis resolusi harus sudah berjalan dan realisasikan Bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver," pungkas Kabid Humas. 

Sementara itu Rapim Polri tahun ini mengangkat tema transformasi Polri yang presisi siap mendukung penanggulangan paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri guna mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia maju. 
Share:
Komentar

Berita Terkini